ceo-recruiters.com – Sosok seorang Steve Jobs dibidang teknologi tentunya hampir diketahui oleh semua orang di dunia. Kesuksesan yang ia raih selama ini memberikan dampak yang positif bagi orang banyak. Meskipun sosok tersebut telah berpulang ke sisi Tuhan, berita akan kesuksesan yang ia miliki dapat terdengar hingga saat ini. Apple merupakan buah karya seorang Steve Jobs sehingga teknologi Apple dapat dinikmati oleh orang banyak di berbagai dunia.

Kesuksesan yang diraih oleh seorang Steve Jobs tentunya tidak dapat diraih dengan secara tiba-tiba. Banyak peristiwa yang melengkapi kehidupannya sehingga ia mampu meraih kesuksesan selama hidupnya. Steve Jobs merupakan sosok yang penuh akan inovasi. Cara-cara yang ia lakukan dalam mengelola perusahaan yang ia bangun sering kali menjadi inspirasi untuk penguasaha di dunia. Jika kita memperhatikan karir Steve Jobs yang ia bangun selama ini, kita akan melihat beberapa prinsip yang diyakini oleh Steve Jobs dalam meraih kesuksesannya selama ini.

Prinsip Steve Jobs Dalam Meraih Kesuksesan

Prinsip yang dijalani oleh Steve Jobs mampu memberikan dorongan kepada kita untuk meraih kesuksesan. Kita dapat menggunakan prinsip-prinsip tersebut untuk menjadi pribadi yang baik sehingga mampu meraih kesuksesan dengan mudah. Berikut ini merupakan prinsip seorang Steve Jobs yang dapat kita ikuti untuk meraih kesuksesan:

– Lakukan hal-hal yang kita sukai. Prinsip pertama yang dapat kita ikuti adalah melakukan hal-hal yang kita sukai. Menurut Steve Jobs, hal yang kita sukai dapat melahirkan passion yang berbeda dengan orang lain. Ide yang kreatif akan sulit timbul jika seseorang tidak memiliki minat atau ketertarikan khusus akan hal yang ia lakukan.

– Bebaskan visi. Passion dapat diibaratkan dengan bahan bakar untuk menjalankan sebuah roket. Meskipun begitu, visi memiliki peran untuk mengarahkan tujuan seseorang untuk hal-hal yang ia inginkan. Ketika Steve Jobs mendirikan Apple di tahun 1979, ia memiliki misi dan tujuan untuk mengenalkan komputer personal secara umum. Desain komputer antarmuka tersebut berubah menjadi PC. Di lain pihak, Xerox memiliki visi untuk membuat sebuah mesin yang digunakan untuk memfoto kopi. Berbeda dengan Xerox, Steve Jobs memiliki visi yang berbeda dan melahirkan teknologi yang baru dengan melihat konsep dari mesin fotokopi tersebut.

– Berkarya dengan pikiran. Berkarya dengan pikiran dapat dilakukan dengan bersumber dari berbagai hal. Buku telepon, kunjungan ke India, jaringan hotel dan meditasi ala Zen merupakan beberapa sumber inspirasi yang dilakukan oleh Steve Jobs. Ia menggunakan sumber inspirasi tersebut sebagai modal untuk berkarya.

– Menjual mimpi. Produk Apple merupakan produk penghasil keuntungan Steve Jobs selama hidup. Mereka yang telah memilih dan membeli produk buatan Steve Jobs bukanlah seorang pelanggan. Mereka merupakan sosok pemimpi yang kaya akan harapan dan ambisi. Steve Jobs membantu orang-orang pemimpi tersebut dengan menciptakan produk yang dapat melepaskan ambisi mereka akan mimpi yang mereka inginkan.

Steve Jobs melengkapi prinsipnya dengan tidak melakukan hal-hal yang tidak perlu untuk dilakukan. Dengan tidak melakukan hal-hal yang tidak perlu, Steve Jobs berhasil menonjolkan hal-hal penting pada produk yang ia buat. Tidak hanya itu, kesukesan Steve Jobs dalam membangun usahanya dapat diraih dengan menciptakan suasana yang menyenangkan diantara para pelanggan. Untuk menciptakan suasana yang menyenangkan tersebut, Steve Jobs tidak menyediakan kasir di dalam Apple Store. Hal ini menerangkan kepada pelanggan bahwa Apple bukanlah sebuah bisnis untuk menjual sesuatu melainkan sebuah bisnis untuk memperkaya hidup.

Leave a reply

Your email addres will not be published.
Required fields are marked with