Kesalahan Fresh Graduate Saat Memilih KarirTips karir – Menjadi seorang fresh graduate adalah sebuah tantangan baru. Keluar dari bangku perkuliahan tidak lantas membuat lega. Pasalnya akan ada tuntutan baru yakni bekerja. Beberapa lulusan baru mungkin sudah tahu perusahaan yang ingin dimasuki. Namun beberapa lulusan masih belum jelas ingin bergabung dimana sehingga bingung menentukan pekerjaan yang diinginkannya. Biasanya jenis lulusan yang satu ini akan kebingungan akan melamar dimana. Beberapa justru akan menerima semua jenis pekerjaan yang menerimanya karena memang lelah diteror tentang pekerjaan. Padahal yang semacam ini tidaklah bagus. Ika dirasa pernah mengambil keputusan yang salah saat kuliah maka tidak ingin terjadi lagi dengan karir yang menjadi masa depan, bukan? Maka sebagai fresh graduate sebaiknya lebih teliti dalam memilih jenis pekerjaan yang akan dilakukan.

Jenis pekerjaan apa saja memang bisa mendapatkan pundi-pundi uang, namun akan menjadi perjuangan yang sia-sia jika tidak bisa menjamin masa depan. Karir yang bagus adalah karir yang memiliki masa depan. Tidak hanya sebatas sekarang saja tetapi bisa terus dilakukan hingga pension. Hal ini dibutuhkan karena tidak ada lagi yang akan menerima karyawan di usia tua. Maka dibutuhkan langkah yang tepat saat masih muda agar memiliki karir yang bagus.Berikut ini adalah kesalahan para fresh graduate dalam memilih karir.

1. Menerima segela jenis pekerjaan
Biasanya para fresh graduate yang tidak bisa mendapatkan karir yang diinginkan akan cenderung menerima pekerjaan apa saja yang datang padanya. Padahal bisa saja ada kesempatan karir lain sesuai dengan yang diinginkan. Namun saat kesempatan lain datang tidak bisa lagi diambil karena terlanjur memiliki kontrak dengan perusahaan lain. Sebaiknya jika punya ambisi untuk jenjang karir tertentu tunggulah dengan sabar.Sembari menunggu bisa dimanfaatkan dengan bekerja freelance sesuai bidang yang dikuasai.

2. Bekerja dengan gaji yang tidak sesuai
Fresh graduate memang rata-rata belum memiliki pengalaman bekerja.Sehingga kemungkinan belum tahu bagaimana sistem gaji, job desk, dan lainnya. Seringkali para fresh graduate tidak memikirkan apakah pekerjaan yang diambilnya akan memiliki gaji yang sesuai. Selama gajinya cukup maka diterima begitu saja.Padahal mungkin beberapa perusahaan memberikan gaji yang kurang sesuai.Maka pengetahuan ini sangatlah penting.Lakukan riset dan bertanya pada yang berpengalaman agar tidak terjerumus dengan kontrak kerja yang nilainya kurang sesuai.

3. Bekerja dengan waktu yang tidak sesuai
Beberapa jenis pekerjaan menuntut karyawan untuk berkerja lebih dari 8 jam, namun dengan gaji 8 jam. Padahal jika melebihi 8 jam maka termasuk lembur dan gaji lembur harus diberikan. Namun rata-rata fresh graduate menerima pekerjaan tanpa pandang bulu.Meskipun dituntut untuk kerja ekstra hanya menurut saja.

4. Bekerja namun disembunyikan dari teman-teman
Kesalahan lain dari para fresh graduate adalah bekerja di tempat yang tidak diinginkan. Seperti misalnya jenis perusahaan yang membuatnya malu bekerja disana. Sehingga jika ditanya teman-teman akan merasa malu. Hal ini akan menghambat kinerja. Jika setiap kali bertemu teman malu mengungkapkan jenis pekerjaan yang dilakoni maka akan selalu merasa tidak nyaman di tempat kerja juga.

Melalui beberapa penjelasan diatas sudah jelas bahwa fresh graduate seringkali salah mengambil langkah dalam berkarir. Sembarangan menentukan karir akan berdampak pada masa depan. Sebaiknya cermat dalam memilih langkah pertama untuk pijakan karir.Pilihlah jenis karir yang membangun dan memberi banyak pengetahuan baru agar selanjutnya bisa meraih karir yang lebih tinggi.

 

Leave a reply

Your email addres will not be published.
Required fields are marked with